BALAI “BUDHI DHARMA” BEKASI TUNTASKAN BIMTEK VIRTUAL LPJ BANSOS PROGRES-LU
Tanggal: Selasa, 14 Juli 2020
Topik: Berita


BALAI “BUDHI DHARMA” BEKASI TUNTASKAN BIMTEK VIRTUAL LPJ BANSOS PROGRES-LU 

BEKASI  ( 11 Juli 2020) – Balai Lansia “Budhi Dharma” Bekasi tuntaskan Bimbingan Teknis secara Virtual tentang Pengelolaan dan Penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bantuan Sosial Program Rehabilitasi Sosial-Lanjut Usia (Progres-LU). Kegiatan ini diikuti oleh 122 peserta yang terdiri dari para pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) penerima Bansos Progres LU dari 8 (delapan) Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur,  Kepala Seksi Anak dan Lanjut Usia dan Tenaga Pendamping Lanjut Usia dari 8 (delapan) Provinisi serta para penangungjawab Provinsi dan Pejabat Struktural Balai. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali, mengarahkan, dan untuk menyamakan persepsi dalam pengelolaan hingga Laporan Pertanggungjawaban bansos Progres-LU agar tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu. 

Dalam arahannya Kepala Balai “Budhi Dharma” Bekasi, Pujianto  menyampaikan, “Kesempatan Bimtek tahap terakhir ini agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh peserta dari delapan provinsi ini, sehingga dalam proses terakhir pelaksanaan progres-LU yaitu penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban dapat dibuat sesuai aturan yang berlaku dan sesuai kebutuhan lanjut usia yang telah diasesmen sebelumnya”. 


Sebagaimana bimtek I dan Bimtek II, Narasumber dalam kegiatan ini, Kepala Bagian Keuangan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Sunarto menyampaikan, “ Saya perlu mengawal apak/Ibu semua karena baru saat ini Balai Budhi Dharma sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) baru pertama kali dalam penanganan Bansos setelah semua bansos tidak lagi ditangai oleh Direktorat Lanjut Usia, namun oleh Balai. Karena itu jangan khawatir selama kita memegang aturan dan kebijakan-kebijakan yang kita sampaikan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan lanjut usia, semua akan aman dan amin.”

Sesuai dengan Permensos No 1 tahun 2019 tentang Bantuan Sosial, Sunarto menguraikan tentang konsep dasar Bantuan Sosial, Belanja Bantuan Sosial,  Penerima Bantuan Sosial, dan Resiko Sosial. Sedangkan sesuai Petunjuk Teknis Progres-LU BRSLU LU “Budhi Dharma” Bekasi, Sunarto menyampaikan tentang Mekanisme Bantuan Sosial, Jenis dan Tujuan masing-masing Komponen Kegiatan Progres-LU (Bantu-LU, Perawatan Sosial, Terapi dan Dukungan Keluarga), Syarat-syarat Lanjut Usia Penerima Progres-LU, Syarat dan Tanggung Jawab LKS Pengelola Progres LU. Berikutnya juga uraikan tentang Pemanfaatan Dana Bantuan Sosial yang dijelaskan secara detail pada masing-masing komponen kegiatan dan  dilengkapi penjelasan tentang sasaran lanjut usia potensial-non potensial, proses penyalurannya serta bukti-bukti dukung laporan penggunaannya. 

Dalam Bimtek ini juga dijelaskan secara gamblang oleh Sunarto tentang Penggantian Penerima Bantuan baik tentang alasan penggantian, proses atau mekanisme penggantian, maupun dokumen-dokumen yang harus dikirim ke Balai Budhi Dharma Bekasi sehingga dapat segera dikeluarkan Surat Keputusan Pembaharuan Peneriam Bantuan. Dokumen-dokumen asli yang harus diserahkan ke BRSLU “Budhi Dharma” Bekasi meliputi LPJ Form 1 dan 2, Berita Acara Penggantian Penerima Bantuan, Perjanjian Kerja Sama (PKS), Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM), Berita Acara Serah Terima (BAST), dan Kuitansi. Sedangkan dokumen dalam bentuk soft copy (Scan Pdf Berwarna) yang diserahkan ke Balai melalui email pstwbudhidharma@kemsos.go.id meliputi; Kuitansi dari LKS ke PPKS, Kuitansi Pembelian Barang, Tanda Terima Honor, Transport, Foto Kegiatan, Surat Pernyataan Keluarga, Laporan Pelaksanaan Pendampingan dan Foto Penyerahan Barang/Jasa, yang masing-masing dikelompokkan sesuai 4 komponen kegiatan yang telah diuraikan sebelumnya. 

Pada akhir penjelasannya, Sunarto menyampaikan hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh LKS baik terkait dokumen-dokumen Kelembagaan yang harus dilengkapi maupun terkait rambu-rambu atau pertanyaan-pertanyaan pemeriksa yang harus dijawab dan dipenuhi oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial sebagai Pengelola Bantuan Sosial dan menyalurkan kepada lanjut usia penerima bantuan sosial. 

Kegiatan ini disambut dengan antusias peserta yang menanggapi dalam dialog langsung maupun bertanya melalui kolom chat dalam zoom meeting tersebut. Seperti halnya dari LKS Dharma Bakti Wonogiri, Dinsos Provinsi DKI Jakarta, Yabes Sumatera Utara, LKS Al-Huda Aceh, LKS Putra Barokah Jambi yang langsung bertanya dan  LKS Sebening Hati, LKS Bunda Salamah Bangka Belitung, maupun LKS lainnya yang bertanya di kolom chat, mendapatkan tanggapan hangat dari narasumber.

“Bantuan yang telah dikirim ke rekening LKS, diambil secara bertahap sesuai kebutuhan, jika sudah terlanjur diambil semua, maka saran saya demi keamanan dan ketenangan silakan masukkan kembali ke rekening LKS saat menerima bantuan, jangan dipindahkan ke rekening lainnya. Pengambilan sesuai kebutuhan misalnya untuk Bantu-LU dan Dukungan Keluarga, kemudian pengambilan tahap berikutnya untuk terapi atau perawatan sosial dan harus dicatat dalam Buku Kas LKS sehingga dapat terpantau dengan baik.” jelas Sunarto

“Terkait pertanyaan tentang penggantian lanjut usia penerima bantuan,  jika lanjut usia meninggal setelah menerima sebagain bantuan seperti bantu-lu, maka selebihnya silakan diberikan ke ahli warisnya untuk pemulasaran jenazah, dilengkapi Surat Keterangan Kematian. Adapun penggantian dengan alasan telah memerima bantuan seperti PKH atau BST, maka berita acara penggantian cukup dibuat satu dan dilampirkan daftar nama-nama semula-menjadi dan bukti dukung lainnya seperti copy kartu PKH atau BST.” imbuh Sunarto

“Petugas pemberi terapi yang dapat menerima honor adalah para profesioanal atau ahlinya seperti ustadz, perawat, dokter atau terapis, bukan dari pendamping. Pendamping melakukan pendampingan dapat dimungkinkan diberikan transport dari bantuan dukungan operasional atau dari perawatan sosial seperlunya saja dan tidak serta merta dengan disertai laporan pendampingan.” Tambah Sunarto

“Jenis terapi ada empat kelompok, namun dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan lanjut usia. Jika ada beberapa lanjut usia yang tidak memerlukan terapi penghidupan, maka tidak perlu dipaksakan semua terapi diberikan, tetapi sesuai kebutuhan dan perencanaan yang telah dibuat oleh LKS.” Lanjut Sunarto.

“Sesuai Juknis dari Balai komponen bantu-lu diserahkan secara tunai, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan lanjut usia berbelanja maka bukti utama yang harus disiapkan kuitansi penyerahan dari LKS ke lanjut Usia, dan nota-nota pembelanjaan bantu-LU cukup disimpan oleh LKS. Sedangkan nota-nota pembelanjaan terkait terapi dan perawatan sosial yang dikelola oleh LKS harus di serahkan soft copy-nya ke Balai. Tentang Bantuan Dukungan Operasional diberikan dengan tujuan  untuk melengkapi data dukung yang bisa dioptimalkan untuk keperluan Rapat, ATK, Dokumentasi dan Pelaporan sebagai pendukung Progress-LU 2020.” Pungkas Sunarto

Dalam closing statement Kepala Balai Pujiyanto menandaskan, “untuk lanjut usia yang meninggal saat bantuan sedang proses pelaksanaan maka bantuan selebihnya diserahkan kepada ahli waris untuk keperluan pemulasaran jenazah dengan bukti kuitansi penyerahan dan dilengkapi Surat Keterangan Kematian. Untuk Terapi penghidupan berkelanjutan itu hanya untuk lanjut usia yang masih potensial untuk melakukan aktifitas produktif, jadi mohon dicermati kembali hasil asesmen kebutuhan yang menjadi dasar dalam menentukan rencana kegiatan, terutama terkait terapi dan perawatan sosial yang dilaksanakan oleh LKS. Untuk hal-hal lainnya yang masing kurang jelas, silakan dapat berkomunikasi dengan masing-masing Penanggung Jawab Provinsi agar dapat memudahkan LKS dalam pengelolaan bantuan dan Pelaporan. Kami mengucapkan terimakasih atas antusiasme peserta yang luar biasa dari awal hingga akhir telah mengikuti bimbingan teknis ini.”  (try)

Disusun Oleh Tim Humas BRSLU “Budhi Dharma” Bekasi







Artikel dari BRSLU Budhi Dharma Bekasi
http://budhidharma.kemsos.go.id

URL:
http://budhidharma.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=269