Respon Kasus ke Perumahan Bulak Kapal Permai
Tanggal: Rabu, 18 Maret 2020
Topik: Berita


RESPON KASUS KE PERUMAHAN BULAK KAPAL PERMAI

Bekasi, Jum’at, 13 Maret 2020. Petugas dari BRSLU Budhi Dharma Bekasi melakukan kegiatan respon kasus ke perumahan Bulak Kapal Permai. Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah adanya aduan dari masyarakat yang menyatakan bahwa ada seorang lanjut usia berinisial Ibu AN yang ditelantarkan oleh anaknya di rumahnya. Petugas dari BRSLU Budhi Dharma berjumlah 3 (tiga) orang yang terdiri dari 2 orang pekerja sosial dan 1 orang perawat mendatangi rumah Ibu AN. 

Rumah Ibu AN tidak jauh dari balai dan pada saat berkunjung petugas bertemu dengan tetangga Ibu AN yang berinisial Bapak PY. Bapak PY menunjukkan letak rumah Ibu AN dan memperkenalkan petugas dengan Ibu AN. Kondisi rumah Ibu AN sangat kontor dan bau. Menurut Bapak PY rumah Ibu AN bekas kebanjiran dan bocor jadi masih kelihatan kotor dan berbau apek.  Bapak PY mengungkapkan bahwa Ibu AN tinggal bersama dengan anaknya yang bernama Bapak RZ. Bapak PY memanggil Bapak RZ yang sedang berada di pos RW untuk bertemu dengan petugas. Menurut penuturan anaknya yang tinggal serumah dengan ibunya, Ibu AN sudah mengalami gangguan penglihatan dan tidak benar ditelantarkan oleh anaknya. Ibu AN masih diurus oleh anaknya yang tinggal bersamanya dan anak ketiganya yang rumahnya tidak jauh dari rumah Ibu AN yang bernama Ibu LN. Memang kondisi rumahnya kotor karena bekas banjir dan bocor. Ibu AN tidak mau tinggal bersama dengan anaknya yang bernama Ibu LN walaupun rumahnya berdekatan. Keluarga Ibu AN yang diwakilkan oleh Bapak RZ menyatakan bahwa keluarga masih sanggup merawat dan menjaga Ibu AN. Sehingga upaya yang dilakukan oleh petugas adalah penguatan peran keluarga. 



Petugas meminta Bapak RZ untuk lebih memperhatikan kebersihan rumahnya sehingga ibu nya bisa tinggal dilingkungan yang bersih dan sehat. Petugas juga sempat mengunjungi rumah anak ketiganya yaitu Ibu LN namun Ibu LN sedang dirawat di rumah sakit. Petugas bertemu dengan cucunya yang berinisial MH. MH menuturkan bahwa neneknya sudah sering dibujuk untuk tinggal bersama dengan mereka namun neneknya selalu menolak. Namun keluarga dari Ibu LN masih memberikan perhatian  seperti  sering mengunjungi Ibu AN untuk mengantarkan makanan dan susu setiap harinya. Petugas memberikan penguatan untuk terus berupaya membujuk neneknya dan membantu membersihkan rumahnya yang sangat kotor.  Petugas juga menyampaikan kepada perwakilan masyarakat untuk membantu Ibu AN membersihkan rumahnya melalui kegiatan kerja bakti. Menurut penuturan sekretaris RT, Bapak DD, masyarakat sudah melakukan upaya membersihkan rumah Ibu AN melalui kegiatan kerja bakti. Namun memang Ibu AN selalu meolak bantuan keluarga dan masyarakat ketika rumahnya akan dibersihkan. 

Bahkan menurut Bapak DD warga membersihkan rumahnya secara diam – diam. Namun kedepannya akan diagendakan kegiatan kerja bakti kembali untuk membersihkan rumah Ibu AN. Upaya yang dilakukan petugas dalam kegiatan ini adalah lebih kepada penguatan peran keluarga dan masyarakat karena memang tempat terbaik lanjut usia untuk tinggal adalah dalam keluarganya. 
 
Dokumentasi : Humas BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Penulis : Niken Placidia Sandi, S.ST, Sp. P.S.M (Pekerja Sosial Pertama)
 






Artikel dari BRSLU Budhi Dharma Bekasi
http://budhidharma.kemsos.go.id

URL:
http://budhidharma.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=266